Caraternak lovebird agar cepat bertelur harus menggunakan lampu jenis full spektrum. 1.1.4 pilih indukan burung yang gemar makanan; Agar lovebird tetap nyaman, anda harus memberikan suhu sekitar 20 derajat. Cara pemberian pakan lovebird untuk ternak ini bisa dikombinasikan dengan campuran seperti milet merah 75% dan milet putih dan sisanya
Jakarta Ternak burung menjadi kegemaran beberapa orang. Dan salah satu jenis buruk yang familiar untuk diternakkan adalah lovebird. Burung ini dinamakan lovebird karena menurut peneliti, lovebird hidup secara berdampingan dan saling menyayangi satu sama lain. Bahkan mereka hanya memiliki 1 kekasih sepanjang hidup mereka. Lovebird secara fisik memang mengagumkan karena warnanya yang cerah dan indah dipandang. Sebagian besar warna dari spesies burung ini adalah hijau terang meski ada beberapa yang berwarna biru maupun abu-abu atau kuning. Warna bulu badan mereka akan selalu berbeda dengan warna bulu kepala. Hal inilah yang membuat lovebird memanjakan mata karena kecerahan dan keindahan warna bulu mereka. Pameran Van Gogh Alive Hadir di Jakarta Mulai 7 Juli 2023, Susul Singapura dan Bangkok 5 Manfaat Cokelat Bubuk untuk Kecantikan dan Cara Menggunakannya 6 Dampak Negatif Sering Konsumsi Makanan Asam, Bisa Picu Masalah Kesehatan Dibandingkan dengan spesies burung paruh bengkok lainnya, ukuran tubuh lovebird relatif kecil. Karena kemolekan inilah, banyak orang yang tertarik untuk kemudian memelihara sepasang lovebird. Apalagi pemeliharaan lovebird cenderung mudah. Lovebird tahan pada segala jenis cuaca. Namun kondisi alam yang lebih disukai adalah lahan kering dan iklim yang panas. Bagi Anda yang tertarik untuk ternak lovebird, mudah saja. Dengan modal yang tidak seberapa, keuntungan yang Anda raup akan besar. Karena kemudahan merawat burung ini, cara ternak lovebird pun tidak berbelit atau susah. Dirangkum 10/7 berikut adalah beberapa cara ternak lovebird yang mudah bagi pemula dan bisa dilakukan di rumah. 1. Siapkan kandang lovebirdHal pertama yang perlu Anda siapkan sebelum memulai ternak lovebird tentu saja adalah menyiapkan kandangnya. Bagi Anda yang ingin berternak lovebird lebih dari sepasang, maka siapkan kandang yang lebih besar dan juga bersekat. Jika Anda hanya berniat mengawali ternak dengan sepasang lovebird saja, siapkan sekalian tempat bertelur lovebird yang terbuat dari kayu keras berukuran 20 cm x 20 cm x 25 cm. Tempat bertelur ini biasa disebut dengan glodok. Siapkan serut kayu, ranting kecil, serta dedaunan kering di sekitar glodok. Nantinya lovebird akan menghiasi sarang sendiri. 2. Beli sepasang lovebird yang sehat dan berkualitas Setelah Anda mempunyai kandang untuk ternak lovebird, Anda bisa memilih indukan lovebird. Sebelum Anda memilih indukan, tentukan terlebih dahulu lovebird yang bagaimana yang ingin Anda ternak. Apakah yang bersuara bagus atau yang memiliki bulu bagus dan menarik. Jika sudah menentukannya maka pilihlah indukan lovebird yang sesuai dengan keinginan Anda. Pilihlah lovebird yang sehat. Indukan yang sehat dan berkualitas nantinya juga akan menghasilkan anakan lovebird yang berkualitas juga. Oh ya, pilihlah lovebird di mana usia jantan lebih tua daripada usia betinanya. Hal ini agar saat proses perkawinan nantinya, lovebird jantan akan mendominasi. Anda bisa menanyakan hal tersebut pada penjual. 3. Menunggu hingga lovebird siap kawin Lovebird yang siap dikawinkan biasnya berusia minimal 1 tahun. Jangan lupa juga menanyakan usia induk lovebird kepada penjual. Ciri-ciri lovebird siap kawin - Betina Akan sering merentangkan sayapnya dan ekor yang sering diangkat ke atas. - Jantan lovebird jantan yang sering menggosok-gosokkan pantatnya pada sangkar menandakan ia siap kawin. Ketika sudah terlihat ciri-ciri siap kawin pada lovebird. Maka jodohkan sepasang lovebird tersebut dengan mempertemukan mereka. Yang perlu menjadi catatan adalah ketika pertama kali Anda membeli indukan, jangan langsung memasukkan mereka pada satu kandang yang sama, karena bisa saja mereka tidak cocok. 4. Masukkan pada kandang yang berbeda dengan lovebird yang lain jika Anda berternak lovebird lebih dari Jika Anda ternak lebih dari sepasang, pisahkan pasangan-pasangan tersebut dalam kandang yang berbeda. 6. Rutin memberi makan agar lovebird cepat bertelur Ketika mereka sudah berjodoh dan telah dimasukkan pada kandang yang sama, jangan lupa untuk memberikan mereka makan secara teratur agar cepat bertelur. Makanan yang cocok untuk lovebird adalah milet, biji sawi, benih kenari, jagung muda, kangkung, tauge, dan biji bunga matahari. 7. Proses perkawinan bertelur Ketika mereka telah melewati proses perkawinan dan betina sudah bertelur, jangan sering melihat keadaan lovebird agar tidak merasa terganggu. Perlu diketahui ketika sudah bertelur, tidak semua betina mau mengerami telurnya. Untuk mengantisipasi hal ini, dekatkan betina yang tidak mau mengerami telurnya dengan betina yang mau mengerami telurnya. Cukup dengan dekatkan sangkar mereka. Erangan betina yang mengerami telurnya akan memancing betina lainnya untuk mengerami juga. Bagi lovebird betina yang baru pertama kali bertelur, belum tentu telurnya akan menetas. Hal ini wajar saja, karena bisa karena lovebird belum siap bertelur atau karena faktor eskternal lainnya. 8. Pemisahan anak lovebird dengan induknya Ketika telur sudah menetas tunggu hingga 14 hari baru kemudian anak lovebird dipisahkan dari induknya. Bisa saja Anda tunggu hingga anak mulai keluar dari sarangnya. Ketika dipisahkan dari induknya, siapkan lampu 5 watt pada kandang anak untuk menghangatkan. 9. Memberi makan anakan lovebird Usianya yang masih kecil tentu membuat anak lovebird belum bisa makan sendiri. Oleh karena itu Anda perlu menyuapinya dengan menggunakan suntikan. Lepas jarumnya diganti dengan selang elastis atau karet pentil. Makanan untuk anakan lovebird bisa bubur bayi atau pelet yang diseduh dengan air hangat. Suapi anakan setiap 4 jam sekali. Berikan perhatian ekstra bagi anakan. Bagaimana, Anda tertarik untuk beternak lovebird sendiri di rumah?* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. Tentusaja dari lampu yang di pasang di sekeliling aquarium. Sinar yang dipancarkan lampu tersebut bisa digunakan tanaman air di dalam aquarium untuk berfotosintesis. Whatsapp, Path, Twitter, dan sebagainya. Pilihlah beberapa media sosial yang sekiranya paling anda suka dan paling cocok untuk melakukan promosi usaha. Misalkan Facebook

Kamu hobi budidaya burung kicau? Coba deh ternak lovebird di rumah. Burung satu ini memiliki keunikan dibandingkan burung lainnya. Ternak lovebird bukan cuma gampang, tapi juga menguntungkan Images Lovebird bisa memiliki keterikatan yang kuat dengan pemiliknya. Dengan pasangannya pun, lovebird saling menyayangi satu sama lain. Bahkan mereka hanya memiliki satu kekasih sepanjang hidupnya. Selain sifanya unik, lovebird juga banyak dipelihara lantaran warnanya yang cantik dan suaranya yang indah. Untuk kamu yang mau mulai ternak lovebird, tak perlu khawatir. Sifatnya boleh saja berbeda dengan burung lainnya. Tapi proses perawatannya mirip-mirip kok! Gak percaya? Lihat penjelasan selengkapnya berikut ini! Ini dia tahapan ternak lovebirds, gampang kok! 1. Siapkan kandang dan tempat untuk bertelur Pertama-tama, tentu saja kamu harus menyiapkan kandangnya terlebih dahulu. Jika kamu berencana untuk ternak lovebird lebih dari sepasang, maka siapkan kandang yang besar dan bersekat. Atau jika kamu beternak hanya sepasang, siapkan tempat bertelur lovebird atau yang biasa disebut glodok. Letakkan glodok di dalam kandang agar lovebird bisa membentuk sarang dan mengerami telurnya. 2. Mencari indukan lovebird yang sehat dan berkualitas Setelah siap dengan kandang dan glodok, saatnya mencari indukan lovebird. Idealnya, pilih indukan jantan yang berusia 1 tahun, dan indukan betina yang berusia 8 bulan. Pilih juga kondisi fisiknya sehat. Ciri-ciri lovebird yang sehat adalah yang memiliki paruh panjang, kokoh, tebal, dan berpangkal besar. Kepalanya berukuran besar, dan bentuk tubuhnya proporsional. Dadanya lebar, lehernya panjang, dan matanya jernih. Burung dengan ciri-ciri tersebut memiliki kekuatan untuk berkicau dan memiliki karakter lincah. Baca juga 5 Langkah Dasar Budidaya Ikan Nila, yang Mau Jadi Jutawan Wajib Tahu! 3. Perkenalan burung jantan ke betina Sebelum memasuki proses kawin, kamu harus memperkenalkan burung jantan ke betina dulu. Jangan langsung disatukan dalam satu kandang karena justru bisa memicu perkelahian. Untuk proses pendekatannya, dekatkan keduanya secara bersamaan dalam kandang yang terpisah. 4. Proses perkawinan Setelah proses perkenalan, biasanya lovebird akan menunjukkan ciri siap kawin. Pada lovebird jantan, tanda-tandanya mereka sering menggosok-gosok bokongnya ke sangkar. Pada betina, tanda-tandanya adalah mereka sering merentangkan sayap dan ekor ke atas. Apabila sudah ada ciri tersebut, maka kamu bisa menyatukan jantan dan betina ke dalam glodok yang sama. Pada tahap ini, kamu harus memperhatikan makanan yang diberikan. Makanan yang cocok untuk lovebird adalah milet, biji sawi, benih kenari, jagung muda, kangkung, tauge, dan biji bunga matahari. Baca juga Budidaya Tanaman Hidroponik, Cara Berkebun Baru untuk Kamu yang Punya Lahan Sempit! 5. Proses perkawinan bertelur Apabila lovebird jantan dan betina sudah kawin, proses selanjutnya adalah pembuahan. Biasanya betina akan menghasilkan 4 hingga 5 butir telur. Setelah bertelur, betina akan mengerami telurnya hingga 22-25 hari. Tapi bisa juga betina tak mau mengerami telurnya. Untuk mengantisipasi, sebaiknya jangan sering-sering melihat keadaannya agar mereka tak terganggu. 6. Telur lovebird menetas Selesai dierami, telur akan menetas. Tunggu hingga 14 hari atau hingga anak lovebird keluar dari sarangnya. Lalu pisahkan anak lovebird dari induknya. Ketika dipisahkan, siapkan lampu 5 watt pada kandang anak lovebird untuk menghangatkannya. 7. Beri makan anakan lovebird Anakan lovebird belum bisa makan sendiri karena masih terlalu kecil. Untuk itu kamu harus memberikan perhatian ekstra. Kamu harus menyuapinya dengan menggunakan suntikan yang diganti dengan selang elastis. Beri mereka makanan yang bertekstur lembut. Misalnya bubur bayi, atau pelet yang diseduh air hangat. Suapi mereka tiap 4 jam sekali.

IpTdj.
  • yeyd137cjj.pages.dev/289
  • yeyd137cjj.pages.dev/363
  • yeyd137cjj.pages.dev/137
  • yeyd137cjj.pages.dev/373
  • yeyd137cjj.pages.dev/298
  • yeyd137cjj.pages.dev/472
  • yeyd137cjj.pages.dev/496
  • yeyd137cjj.pages.dev/497
  • lampu yang cocok untuk ternak lovebird